logo

Juni Yang Penuh Arti

Juni Yang Penuh Arti

#MemoarAliya

Mengawali bulan Juni, tepat tanggal 2  Juni, saya mudik bersama keluarga ke Ciamis. Di kota Manislah (sebutan kota Ciamis), saya dilahirkan. Tepatnya di kampung Cilimus, daerah pegunungan yang berudara sejuk.

Tanggal 3 Juni, saya memasak bersama adik bungsu,  membuat syukuran kecil-kecilan sekaligus buka puasa bersama dengan teman SD yang 30 tahun tidak berjumpa.

Tanggal 4 Juni, saya bisa berkunjung ke Saung Lisung milik FAM Cabang Galuh Ciamis. Berjumpa Kang Pipin Pirmansyah (Kacab FAM Bandung) dan Kang Yus Rusmana sudia (Kacab FAM Galuh Ciamis). Sekaligus bisa berkunjung ke rumah tokoh novel KGTPA (Raj), berkunjung ke rumah Dandy, salah satu anggota Gank Tupai dan merupakanv pertemuan pertamakali dengan Tya Herudin, sahabat SMA yang 26 tahun berpisah.

Tanggal 5 Juni, hari raya Idul Fitri. Diisi makan bersama dengan keluarga besar, bertemu teman dan tetangga serta foto ramai-ramai.

Tanggal 7 Juni 2019, saya diperiksa tim medis dan dinyatakan HB saya 5,5.

Tanggal 8 Juni, usai salat subuh saya meminta izin pada Ibu untuk istirahat dan dirawat di kampung halaman. Ibu pun mengizinkan dengan mata berkaca-kaca.

Tanggal 9 Juni 2019, mengikuti reuni keluarga besar kakek Darimi (keluarga dari pihak ibu) di jalaksana, Kuningan. Seru dan hubungan keluarga semakin baik.

Tanggal 10 Juni 2019, kakak-kakak mendesak saya untuk segera dirawat. Semua khawatir dengan kondisi saya yang sedang sakit. Waktu itu, saya sedang istirahat di rumah yang berada di jantung kampung Cilimus. Saya tadinya berencana akan dirawat tanggal 20 Juli. Namun, atas desakan dari kakak-kakak, akhirnya saya pun bersedia dirawat keesokan harinya.




Tanggal 11 Juni 2019, saya berangkat untuk dirawat di rumah sakit. Saya ditemani anak perempuan dan dua orang kakak. Dokter menyatakan HB saya 4,4. Hari itu juga saya dirawat di RS Al-Arif Ciamis.


Tanggal 12 sd 18 Juni 2019, saya dirawat. Saya melihat perjuangan kakak-kakak, orangtua dan sanak saudara dalam merawat saya. Mereka sukarela bahu-membahu menunggui dan melayani segala kebutuhan saya. 


Untuk pertamakali, saya dipertemukan dengan rombongan teman-teman SMA yang datang menjenguk. Pertemuan pertama setelah berpisah selama 26 tahun.


Tanggal 18 Juni 2019, saya bisa keluar dari rumah sakit dengan HB 9,0. 

Tanggal 19 sd 30 Juni 2019, saya mendapat kunjungan orang-orang yang menjenguk. Dari mulai tetangga, teman sekolah, kerabat dll. 

Saya memutuskan untuk istirahat di kampung halaman dan menjalani pengobatan lanjutan. Terasa sekali perhatian orangtua dan keluarga besar di sini. 

Di Kampung halaman, saya juga berinteraksi dengan alam. Banyak meng-ekspos keindahan alam kampung halaman dan meraup banyak inspirasi yang kemudian dituangkan jadi tulisan. 

*)Aliya Nurlela, Novelis dari Ciamis, Jawa Barat.