logo

MODE ERA 90-AN PART 2

MODE ERA 90-AN PART 2

Oleh: Aliya Nurlela


Saya sekadar berbagi cerita, jangan sensi ah. 🙈

Foto ini diambil saat saya berusia 17 tahun (SMA). Saya (sebelah kanan), usai tampil nyanyi di acara perpisahan SPGN Ciamis (sebagai undangan). Saya saat itu ikut memeriahkan acara perpisahan angkatan terakhir SPGN Ciamis. Saya sendiri masih duduk di bangku SMA (SMAN 3 Ciamis). Foto sebelah kiri adalah Nike Ardilla, saat syuting video klip "Nyalakan Api."

Trend mode yang ditularkan Nike, memang mampu membius anak muda termasuk saya. Rambut model blow, anting gede, kaos putih dipadu jaket. Jaket yang sedang trend masa itu, jaket berbahan jeans. Saya pun terkontaminasi gaya berpakaian, pada zaman itu. Apalagi saya bergelut di bidang seni, ikut perkembangan mode berpakaian, saya anggap sangat penting. Tentu saja, gaya-gaya Nike Ardilla, Inka Christie, Ita Purnama Sari dan para selebritis seangkatannya menjadi 'kiblat' mode tahun 90-an.

Saya pun tumbuh dan berkembang sesuai zaman dan pemahaman waktu itu. Seorang remaja yang belum berjilbab, aktif di bidang seni dan ikut trend mode. Meskipun saya lahir di keluarga religius dan dididik secara agamis, tapi namanya liku-liku dalam hidup selalu ada rasa penasaran, pelanggaran dan proses. Saya pun tidak serta-merta menerima anjuran kebaikan untuk memakai busana muslim. Meskipun di waktu-waktu tertentu, saya memakainya, ikut pengajian, ikut kursus bahasa Arab di sekolah dan bergabung dengan grup qasidah. Namun untuk memakainya secara konsisten, saya masih enggan. 

Saya hargai proses diri-sendiri tersebut. Saya tidak menyesali proses tersebut, justru saya memiliki banyak pengalaman di bidang seni dan pergaulan dengan banyak seniman. Proses itu indah. Tanpa proses, tidak ada saya yang hari ini. Tanpa proses, tidak ada pembelajaran yang bisa dipetik. Meski begitu saya sangat bersyukur, karena walau saya bergelut di bidang seni, tapi jauh dari pergaulan bebas, narkoba, nge-rokok, minum-minuman keras, atau dugem. Sebab bagi saya, seni menjadi tidak indah jika dicampur adukan dengan kebebasan tanpa aturan.

Inspirasi mode berbusana dari Nike Ardilla, telah membuat saya jadi salah satu pengikutnya (waktu itu). Sampai model celana jeans robek-robek pun pernah saya ikuti. Bahkan celana panjang pun, saya potong selutut dan ujungnya dirawis-rawis demi ikut trend mode ala Nike. Apakah saya 'kormod' alias korban mode? Entahlah. Yang jelas saat itu, saya sangat mengikuti perkembangan mode dan seni. 

Semoga almarhumah Nike Ardilla mendapat tempat terbaik di sisiNya. 🤲😍❤️

#StatusJeda
#InspirasiTanpaBatas
#MemoarAliya